
Harga perak (XAG/USD) melanjutkan momentum kenaikannya untuk sesi ketiga berturut-turut, berkisar di sekitar $33,30 per troy ons selama jam perdagangan Asia pada hari Kamis(13/03).
Logam mulia ini diuntungkan oleh meningkatnya permintaan safe haven di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dan meningkatnya kekhawatiran atas potensi resesi Amerika Serikat (AS).
Ketegangan perdagangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif yang lebih tinggi pada impor baja dan aluminium, meningkatkan ketidakpastian ekonomi dan meningkatkan daya tarik Perak sebagai aset safe haven.
Trump juga menggambarkan ekonomi sebagai "masa transisi," yang menandakan kemungkinan perlambatan. Investor menafsirkan komentarnya sebagai peringatan dini potensi turbulensi ekonomi di masa mendatang.
Komoditas tanpa bunga termasuk Perak memperoleh daya tarik karena inflasi AS mendingin lebih dari yang diantisipasi pada bulan Februari, meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) mungkin memangkas suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...