
Harga perak (XAG/USD) berjuang untuk memperpanjang kenaikannya di atas resistensi utama $32,40 pada sesi Amerika Utara hari Rabu (05/3). Logam putih tersebut tetap kokoh karena perang dagang global yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meningkat karena tarif balasan terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko.
Meningkatnya ketegangan perang dagang telah meningkatkan ketidakpastian atas prospek ekonomi global. Skenario seperti itu meningkatkan daya tarik logam mulia seperti Perak.
Sementara itu, aksi jual tajam dalam Dolar AS (USD) juga merupakan skenario yang menguntungkan bagi harga Perak. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, anjlok hingga mendekati 104,50, level terendah yang terlihat dalam hampir empat bulan. Greenback melemah karena investor khawatir tentang prospek ekonomi AS karena perang tarif yang meningkat.
Selama jam perdagangan Amerika Utara pada hari Rabu, data Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS yang lemah untuk bulan Februari juga telah membebani Dolar AS. ADP melaporkan bahwa pengusaha swasta menambah 77 ribu pekerja baru, lebih rendah dari perkiraan 140 ribu dan rilis sebelumnya sebesar 186 ribu. Permintaan tenaga kerja yang lemah di sektor swasta AS diperkirakan akan mendorong taruhan dovish Fed, yang telah meningkat akhir-akhir ini.
Menurut alat CME FedWatch, kemungkinan Fed untuk menurunkan suku bunga pada bulan Juni telah meningkat menjadi 85% dari 70% yang tercatat seminggu yang lalu.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...