
Harga perak (XAG/USD) bangkit kembali setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian, diperdagangkan di sekitar $31,30 per troy ounce selama jam pasar Asia pada hari Senin(03/03). Logam mulia ini diuntungkan oleh permintaan aset safe haven di tengah kekhawatiran atas kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.
Selama akhir pekan, Trump mengumumkan tarif tambahan 10% untuk impor Tiongkok, yang berlaku mulai hari Selasa, menyusul tarif serupa sebesar 10% yang diberlakukan bulan lalu. Selain itu, pada hari Kamis, ia menyatakan melalui Truth Social bahwa tarif 25% untuk barang-barang Kanada dan Meksiko akan berlaku mulai tanggal 4 Maret.
Sebagai tanggapan, Tiongkok mempertimbangkan tindakan balasan, yang berpotensi mencakup pembatasan tarif dan non-tarif. Produk pertanian dan pangan AS diperkirakan akan menjadi target utama, dengan kemungkinan tindakan non-tarif seperti peningkatan pengawasan regulasi, penundaan bea cukai, dan hambatan perdagangan lainnya./
Sementara itu, ketegangan geopolitik meningkat karena pertikaian muncul antara Presiden Trump dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama negosiasi perdamaian.
Zelenskyy diharapkan menandatangani perjanjian yang memberikan AS akses yang diperluas ke mineral tanah jarang Ukraina dan mengadakan konferensi pers bersama. Namun, rencana itu dibatalkan setelah perdebatan sengit antara para pemimpin di depan media. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...