
Harga perak stabil di atas $32 per ons pada hari Senin (17/2) setelah mengalami perubahan liar pada sesi sebelumnya. Logam ini mendapat dukungan dari dolar yang lebih lemah, didorong oleh pelemahan data ekonomi AS dan meredanya kekhawatiran atas perang dagang global. Investor juga mengawasi upaya yang dipimpin AS untuk menyelesaikan perang di Ukraina, yang dapat mengurangi permintaan untuk aset safe haven seperti perak.
Namun, perak mencapai titik tertinggi tiga bulan pada hari Jumat karena permintaan industri yang kuat, terutama dari sektor elektrifikasi dan manufaktur, mendukung harga. Data terbaru mengungkapkan bahwa Tiongkok menambahkan 357 gigawatt tenaga surya dan angin pada tahun 2024, pendorong utama penggunaan perak industri. Di bidang energi surya, Perusahaan Minyak dan Gas Alam India menjanjikan investasi angin dan surya senilai INR 1 triliun pada akhir dekade ini, sementara Indonesia berkomitmen untuk menambah 17 gigawatt kapasitas surya melalui perusahaan milik negara.(Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...