
Harga perak bertahan di bawah $32 per ons pada hari Selasa, mendekati level tertinggi dalam tiga bulan karena permintaan logam mulia sebagai aset safe haven melonjak menyusul tarif terbaru AS. Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 25% pada impor baja dan aluminium "tanpa pengecualian atau pembebasan," yang meningkatkan kekhawatiran tentang inflasi dan potensi eskalasi perang dagang global. Investor juga bersiap untuk merilis angka inflasi AS terbaru dan komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell akhir minggu ini, yang dapat memengaruhi prospek kebijakan moneter AS. Selain itu, harga perak telah didukung oleh ekspektasi permintaan industri yang lebih kuat, terutama dari sektor energi terbarukan, serta perkiraan defisit pasokan yang sedang berlangsung.
Perak membalikkan pergerakan positif hari sebelumnya, meskipun tidak ada tindak lanjut.
Pengaturan tersebut mendukung prospek perpanjangan tren naik yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Setiap penurunan yang signifikan dapat dilihat sebagai peluang pembelian dan tetap terbatas.(Cay) Newsmaker23
Sumber: Trading Economi
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...