
Harga Perak (XAG/USD) diperdagangkan dengan kenaikan tipis sekitar $30,40 selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu(29/1). Ketidakpastian seputar kebijakan tarif baru di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump dapat memberikan sedikit dukungan bagi logam mulia tersebut. Nanti pada hari Rabu, semua mata akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve (Fed).
Keputusan suku bunga Fed pada hari Rabu akan memainkan peran penting dalam membentuk arah harga Perak.
Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan bulan Januari di kisaran saat ini 4,25%“4,50%. Pada bulan Desember, Ketua Fed Jerome Powell mengisyaratkan bahwa Fed akan memberikan lebih sedikit pemotongan suku bunga pada tahun 2025 daripada yang diproyeksikan sebelumnya
Namun, investor akan mencermati Konferensi Pers untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang prospek suku bunga AS. Jika Fed mengambil pendekatan wait-and-see terhadap kebijakan pemerintahan Trump, hal ini dapat mengangkat Greenback dan membebani harga komoditas berdenominasi USD dalam waktu dekat. (azf)
Sumber: FXStreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...