Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
XAG/USD Turun Akibat Dolar AS Menguat Karena Sikap Agresif Fed
Thursday, 23 January 2025 10:23 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) menghentikan reli tiga harinya, diperdagangkan di sekitar $30,60 selama sesi Asia pada hari Kamis (23/1). Perak berdenominasi Dolar menghadapi tantangan karena Dolar AS kemungkinan akan menguat, dengan para pedagang mengantisipasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kisaran 4,25%-4,50% selama pertemuannya di bulan Januari.

Selain itu, kebijakan Presiden AS Donald Trump dapat meningkatkan tekanan inflasi, yang berpotensi membatasi Fed untuk hanya memangkas suku bunga sekali lagi. Hal ini dapat memperkuat Greenback dan mengurangi permintaan untuk komoditas seperti Perak.

Namun, permintaan Perak dapat diperkuat oleh kekhawatiran yang berkelanjutan tentang masalah pasokan, khususnya di brankas London, bersama dengan permintaan industri yang kuat, khususnya di bidang manufaktur, yang telah mendukung logam abu-abu tersebut.

Awalnya, ancaman tarif Presiden AS Donald Trump telah mendorong premi untuk berjangka Perak lebih tinggi karena para pedagang bersiap untuk kemungkinan gangguan. Namun, laporan bahwa Trump akan menunda tarif baru membantu mengurangi sebagian tekanan, yang mengarah pada pengurangan premi.

Pada Selasa malam, Presiden Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 25% pada impor dari Kanada dan Meksiko, serta bea masuk pada Uni Eropa. Ia juga mengungkapkan niat untuk menerapkan tarif 10% pada impor Tiongkok mulai 1 Februari, dengan alasan kekhawatiran atas pengiriman fentanil dari Tiongkok ke Meksiko dan Kanada, menurut Reuters.

Sebagai reaksi, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang memperingatkan pada Selasa tentang potensi konsekuensi perang dagang, dengan menyatakan bahwa "tidak ada pemenang" dalam konflik semacam itu. Komentarnya muncul saat Tiongkok bersiap menghadapi kemungkinan tarif baru di bawah pemerintahan Trump, seperti yang dilaporkan oleh CNBC. (AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS