
Harga perak (XAG/USD) turun di sekitar $29,50 pada sesi Eropa hari Selasa (24/12), meskipun masih dalam kisaran perdagangan hari Senin di tengah volume perdagangan yang tipis karena hari libur pada hari Rabu dan Kamis karena Malam Natal dan Hari Thanksgiving. Logam putih tersebut secara luas berada di bawah tekanan karena Federal Reserve (Fed) telah mengarahkan sikap hawkish moderat pada prospek kebijakan moneter.
The Fed telah bergeser dari "dovish" menjadi "hati-hati" terhadap suku bunga karena kemajuan dalam tren disinflasi telah terhenti dalam tiga bulan terakhir, dan kondisi pasar tenaga kerja tidak seburuk yang terlihat pada pertemuan bulan September. Selain itu, para pembuat kebijakan melihat kebijakan imigrasi, tarif, dan pajak yang masuk dari Presiden terpilih AS Donald Trump sebagai inflasi bagi perekonomian.
Dalam diagram titik terbaru, The Fed mengarahkan dua pemotongan suku bunga untuk tahun 2025, yang menurut para analis di UBS akan terjadi pada bulan Juni dan September.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berfluktuasi dalam kisaran ketat di atas 108,00. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun berfluktuasi mendekati level tertinggi lebih dari enam bulan di sekitar 4,6%. Imbal hasil yang kuat pada aset yang menghasilkan bunga membebani aset yang tidak menghasilkan, seperti Perak, karena menghasilkan biaya peluang yang lebih tinggi bagi aset tersebut. (Arl)
Sumber: Fxstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...