Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Perak Turun ke Level Terendah Tiga Bulan Mendekati $29,50
Thursday, 19 December 2024 13:12 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan penurunannya untuk sesi keenam berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $29,50 per troy ounce selama jam perdagangan Asia pada hari Kamis(19/12). Harga logam abu-abu tersebut terdepresiasi lebih dari 3% setelah rilis keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu.

Federal Reserve (Fed) menyampaikan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan Desember, sehingga suku bunga acuan pinjamannya berada pada kisaran 4,25%-4,50%, level terendah dalam dua tahun. Selain itu, selama Konferensi Pers, Ketua Fed Jerome Powell menjelaskan bahwa Fed akan berhati-hati terhadap pemangkasan lebih lanjut karena inflasi tetap berada di atas target bank sentral sebesar 2%.

Ringkasan Proyeksi Ekonomi, yang sering disebut sebagai "dot plot," sekarang mengantisipasi hanya dua pemangkasan suku bunga pada tahun 2025, penurunan dari empat yang diproyeksikan pada bulan September. Penyesuaian ini mungkin terjadi karena pertumbuhan PDB yang kuat dan inflasi yang terus-menerus di Amerika Serikat (AS). Suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka panjang cenderung berdampak negatif pada permintaan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti Perak.

Para pedagang kemungkinan akan mengamati Klaim Pengangguran Awal AS mingguan, Penjualan Rumah yang Ada, dan pembacaan akhir Produk Domestik Bruto Tahunan untuk kuartal ketiga (Q3) yang akan dirilis pada hari Kamis. Titik-titik data ini selanjutnya dapat membentuk ekspektasi kebijakan moneter Fed.

Selain itu, Bank of Japan mempertahankan suku bunga kebijakannya untuk pertemuan ketiga berturut-turut, mempertahankan target suku bunga jangka pendek dalam kisaran 0,15%-0,25% setelah tinjauan kebijakan moneter dua hari, sesuai dengan ekspektasi pasar. Para pedagang memperkirakan Bank of England (BoE) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di kemudian hari.

Selain itu, prospek industri untuk Perak tampak terbatas karena kelebihan kapasitas di industri panel surya Tiongkok, yang mendorong perusahaan fotovoltaik untuk bergabung dengan program disiplin diri pemerintah untuk mengatur pasokan.(ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS