
Harga perak turun di bawah $30 per ons pada hari Kamis(28/11), mencapai titik terendah dalam 11 minggu karena permintaan logam sebagai aset safe haven menurun dan prospek penggunaan industrinya melemah.
Gencatan senjata baru-baru ini antara Israel dan Hizbullah, yang ditengahi oleh AS dan Prancis, meredakan ketegangan geopolitik, sehingga mengurangi daya tarik perak sebagai aset penghindar risiko.
Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap pemotongan suku bunga membebani harga perak.
Ketidakpastian ekonomi di Tiongkok, konsumen perak terbesar di dunia, dan kekhawatiran atas potensi dampak negatif kebijakan Presiden terpilih AS Trump terhadap sektor energi terbarukan juga berkontribusi terhadap sentimen bearish. Karena perak merupakan bahan utama dalam produksi panel surya, gangguan apa pun di pasar energi terbarukan Tiongkok semakin menekan harga.(Azf)
Sumber: Trading Economics
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...