Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB | GBP/USD |

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan geopolitik meningkat dan kekhawatiran perang dagang kembali menghantui pasar global.

Di pasar spot, emas naik lebih dari 3% ke sekitar $4.750/oz, setelah sempat menyentuh puncak intraday di $4.766,10/oz. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup 3,7% lebih tinggi menjadi $4.765,80/oz. Pergerakan ini menunjukkan permintaan emas tetap kuat meski harganya sudah berada di area yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Pemicunya datang dari kombinasi faktor risiko. Isu utama yang membuat pasar tegang adalah memanasnya kembali tensi AS “ Eropa terkait Greenland, setelah Trump mengancam tarif baru terhadap sejumlah negara Eropa. Situasi ini memperkuat suasana "risk-off", membuat investor mengurangi posisi di aset berisiko dan memindahkan dana ke instrumen defensif seperti emas.

Dolar AS yang melemah juga ikut memberi dorongan tambahan. Ketika dolar turun, emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih "murah" bagi pembeli dengan mata uang lain. Efek ini biasanya memperkuat reli logam mulia, apalagi saat pasar sedang sensitif terhadap berita geopolitik dan kebijakan dagang.

Selain itu, pasar juga masih membaca arah kebijakan suku bunga AS. Ekspektasi pemangkasan suku bunga membuat emas lebih menarik, karena emas tidak memberikan imbal hasil (yield). Saat suku bunga diperkirakan turun, "biaya peluang" memegang emas jadi lebih rendah.

Reuters melaporkan pasar memperkirakan kemungkinan dua kali pemangkasan 25 bps pada pertengahan 2026, dan perhatian bertambah setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent memberi sinyal Trump bisa menunjuk ketua The Fed baru paling cepat minggu depan.

Perak ikut terdorong oleh gelombang safe haven dan reli logam mulia secara umum. Perak sempat mencetak rekor di $95,87/oz, sebelum turun tipis ke sekitar $94,37/oz karena aksi ambil untung setelah kenaikan cepat. Reuters juga mencatat perak melonjak besar sepanjang 2025, dan reli berlanjut pada awal 2026, sehingga volatilitasnya cenderung lebih "liar" dibanding emas.

Logam mulia lain bergerak beragam. Platinum naik sekitar 2,8% ke $2.440,94/oz, sementara palladium turun sekitar 0,7% ke $1.828,39/oz. Perbedaan arah ini menunjukkan pasar tidak hanya bergerak karena "tema safe-haven", tapi juga dipengaruhi faktor spesifik tiap logam, termasuk permintaan industri dan posisi spekulatif. (arl) [sma]

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

GBP/USD Nahan Napas Jelang BoE & CPI AS...
Thursday, 18 December 2025 08:10 WIB

GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS