Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP Tertekan, Dolar AS Mendominasi Pasca Fakta Dagang AS-Uni Eropa
Monday, 28 July 2025 15:15 WIB | GBP/USD |GBP/USD

Poundsterling (GBP) melemah mendekati 1,3400 terhadap Dolar AS (USD) di awal pekan. Pasangan GBP/USD melemah karena Dolar AS menarik minat beli setelah pengumuman kerangka kerja perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE).

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, naik mendekati 97,90 pada saat penulisan ini.

Selama akhir pekan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa, yang menyatakan bahwa tarif dasar untuk impor dari Brussels akan menjadi 15%, setengah dari yang diancamkan Trump pada pertengahan bulan.

Kesepakatan tarif AS-UE telah menyebabkan peningkatan tajam permintaan untuk aset-aset berisiko. Namun, mata uang yang sensitif terhadap risiko kesulitan memanfaatkan sentimen pasar yang positif karena perjanjian tersebut juga telah memperbaiki prospek Dolar AS.

Konfirmasi perjanjian perdagangan antara kedua negara di kedua sisi Atlantik telah mengurangi ketidakpastian seputar batas waktu tarif 1 Agustus, yang membatasi penguatan Dolar AS. Konfirmasi pakta perdagangan AS-UE menunjukkan bahwa Washington telah mencapai kesepakatan dengan beberapa mitra dagang utamanya, kecuali Kanada dan Meksiko

Sementara itu, investor menantikan perundingan perdagangan AS-Tiongkok di Stockholm untuk membahas gencatan senjata tarif, yang akan dimulai Senin. Menurut South China Morning Post (SCMP), Washington dan Beijing diperkirakan akan memperpanjang gencatan senjata tarif mereka selama 90 hari, yang akan berakhir pada 12 Agustus.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS