Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD bergerak lebih rendah di bawah 1,3450 menjelang rilis PDB AS
Thursday, 29 May 2025 13:41 WIB | GBP/USD |GBP/USD

GBP/USD diperdagangkan di wilayah negatif sekitar 1,3435 selama sesi Eropa awal pada hari Kamis. Greenback menguat terhadap Pound Sterling (GBP) setelah pengadilan perdagangan AS memblokir tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump. Pembacaan awal laporan Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal pertama (Q1) akan menjadi sorotan pada hari Kamis nanti.

Ringkasan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Mei menunjukkan bahwa ketidakpastian tentang prospek ekonomi telah meningkat lebih lanjut. Pejabat Federal Reserve (Fed) mengatakan bahwa memenuhi tujuan gandanya yaitu lapangan kerja penuh dan inflasi rendah telah menjadi rumit karena ketidakpastian kebijakan. Para pembuat kebijakan Fed menekankan perlunya mempertahankan suku bunga untuk beberapa waktu, karena pergeseran kebijakan di AS mengaburkan prospek ekonomi.

Pada Kamis pagi, pengadilan federal AS memblokir tarif "Hari Pembebasan" Trump agar tidak berlaku. Pengadilan perdagangan federal memutuskan bahwa undang-undang darurat yang diberlakukan oleh Gedung Putih tidak memberikan Trump kewenangan sepihak untuk mengenakan tarif pada hampir setiap negara. Berita utama ini memberikan sedikit dukungan untuk Greenback dan bertindak sebagai penghambat bagi pasangan mata uang utama.

Peluang penurunan suku bunga Bank of England (BoE) lebih lanjut menurun karena inflasi pangan di Inggris Raya (UK) telah meningkat selama empat bulan berturut-turut, yang menunjukkan tanda-tanda inflasi yang kuat. Analis Barclays tidak lagi memperkirakan BoE akan memangkas suku bunga pada bulan Juni dan sekarang memperkirakan suku bunga dasar akan turun menjadi 3,5% pada bulan Februari 2026, bukan pada akhir tahun ini seperti yang diperkirakan sebelumnya. Sikap yang tidak terlalu dovish dari bank sentral Inggris dapat membantu membatasi kerugian GBP dalam waktu dekat.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS