Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Poundsterling Mengungguli USD Investor Mencurigai Agenda Tarif Trump
Monday, 27 January 2025 20:34 WIB | GBP/USD |

Poundsterling (GBP) memulihkan seluruh kerugian intraday-nya dan naik di atas 1,2500 terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Amerika Utara hari Senin (27/1). Pasangan GBP/USD bangkit kembali karena Dolar AS melemah setelah investor mencerna kekhawatiran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengenakan tarif 25% pada Kolombia semalam.

Selama akhir pekan, Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif pada mitra dagang Amerika Selatannya karena tidak mengizinkan penerbangan militer yang membawa imigran ilegal di wilayah mereka. Kemudian, Trump menunda tarif yang diusulkan setelah Kolombia menerima persyaratannya.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun kembali ke dekat 107,50 dari tertinggi intraday 107,80. Greenback kehilangan premi risikonya karena pelaku pasar memperkirakan Presiden Trump akan menggunakan tarif hanya untuk menegosiasikan kesepakatan. "Hal ini tampaknya memperkuat anggapan bahwa Trump kurang menepati janjinya dalam hal proteksionisme dibandingkan dengan pernyataan sebelum pelantikannya, dan bahwa pada akhirnya beberapa ancaman tarif tersebut mungkin tidak akan terwujud selama beberapa konsesi diberikan pada perdagangan," kata ING.

Ke depannya, pemicu utama Dolar AS minggu ini adalah keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), yang akan diumumkan pada hari Rabu. The Fed hampir pasti akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%. Investor akan mencermati konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell setelah keputusan suku bunga, yang diperkirakan akan menghadapi pertanyaan apakah The Fed akan bereaksi positif terhadap seruan Trump untuk segera memangkas suku bunga.(AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS