
Pasangan USD/CHF melemah mendekati 0,9110, mengakhiri kenaikan beruntun hari kelima selama sesi Eropa awal pada hari Kamis. Kekhawatiran tentang tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump dan melemahnya Dolar AS (USD) menyeret pasangan ini lebih rendah. Investor bersiap untuk Klaim Pengangguran Awal dan Indeks Harga Produsen (PPI) mingguan AS, yang akan dirilis pada hari Kamis.
Ketua Fed Jerome Powell pada hari Rabu menekankan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga selama sidang kongres kedua minggu ini tetapi mengatakan bahwa telah ada "kemajuan besar" pada inflasi. USD melemah karena para pedagang mengambil untung dan mengevaluasi apakah laporan inflasi Januari merupakan anomali dan tidak mungkin menandakan tren yang lebih besar menuju harga yang lebih tinggi.
Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Rabu menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 3,0% tahun-ke-tahun pada bulan Januari dibandingkan dengan 2,9% sebelumnya. Pembacaan ini lebih tinggi dari yang diharapkan sebesar 2,9%. CPI inti, yang tidak termasuk biaya pangan dan energi, naik 3,3% pada bulan Januari, dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya sebesar 3,2% dan estimasi sebesar 3,1%. Secara bulanan, inflasi CPI utama melonjak menjadi 0,5% pada bulan Januari dari 0,4% pada bulan Desember, sementara CPI inti meningkat menjadi 0,4% pada bulan Januari dari 0,2% yang tercatat pada bulan Desember.
Di sisi Swiss, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat meningkatkan Franc Swiss (CHF), mata uang safe haven. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Selasa malam bahwa gencatan senjata akan berakhir dan Israel akan melanjutkan "pertempuran sengit" di Gaza jika Hamas tidak membebaskan "sandera kami" pada Sabtu siang.
USD/CHF melemah menjadi sekitar 0,9110 pada sesi awal Eropa hari Kamis.
Inflasi CPI AS lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Januari. Meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah dapat meningkatkan arus masuk aset safe haven, yang mendukung Franc Swiss.
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, mencapai volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro tetangga..(Cay)
Sumber: Fxstreet
Pasangan mata uang USD/CHF bergerak stabil di dekat level 0,7950 pada perdagangan Asia akhir hari Kamis(22/1). Pergerakan ini melanjutkan pemulihan yang terjadi sejak Rabu, setelah sebelumnya sempat t...
Pasangan USD/CHF turun ke sekitar 0,7880 pada perdagangan Asia hari Selasa(30/12), membalikkan kenaikan dua hari sebelumnya. Pergerakan ini seiring investor menunggu indikator utama KOF Swiss yang dap...
Pasangan mata uang USD/CHF turun pada 16 Desember 2025 di tengah pelemahan dolar AS yang berlanjut di pasar global. Dolar sempat mendekati posisi terendah dua bulan karena investor menunggu data ekono...
Pasangan USD/CHF melemah ke area 0,8030 pada awal sesi Eropa hari Jumat(5/12). Dolar AS tertekan oleh spekulasi kuat pemangkasan suku bunga The Fed minggu depan dan rumor bahwa penasihat ekonomi Gedun...
USD/CHF terus bergerak di wilayah teknis yang familiar, dengan aksi harga bertahan dengan kuat tepat di bawah level utama 0,8000. Bank Sentral Swiss (SNB) terus melawan ekspektasi pasar akan kembaliny...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...