
Pasangan USD/JPY kembali naik ke sekitar 155,85 pada awal sesi Asia hari Rabu(3/12), setelah turun selama tiga hari berturut-turut. Penguatan kecil Dolar AS terjadi karena pasar menunggu rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Meskipun begitu, kenaikan USD masih terlihat terbatas karena sentimen risiko yang berubah-ubah.
Dolar AS mendapat sedikit dukungan, tetapi laporan terbaru soal kandidat Ketua Federal Reserve berikutnya membuat pelaku pasar berhati-hati. Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih, disebut sebagai kandidat terkuat. Ia dikenal mendukung penurunan suku bunga yang lebih agresif, yang bisa membuat USD melemah karena pasar melihat peluang besar penurunan suku bunga oleh The Fed pada 10 Desember.
Di sisi lain, Yen Jepang berpotensi menguat setelah komentar Gubernur BoJ Kazuo Ueda. Ia menegaskan bahwa Bank of Japan siap menaikkan suku bunga lebih lanjut jika kondisi inflasi dan ekonomi sesuai harapan. Spekulasi kenaikan suku bunga ini dapat menekan USD/JPY, karena investor cenderung memilih Yen sebagai aset aman ketika ada peluang kebijakan moneter yang lebih ketat dari BoJ. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...