
Yen Jepang (JPY) mempertahankan bias negatifnya untuk hari ketiga berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) yang secara umum datar, memungkinkan pasangan USD/JPY bertahan kuat tepat di bawah pertengahan 148,00-an, atau di atas level tertinggi satu minggu yang dicapai selama sesi Asia pada hari Selasa.
Ketidakpastian politik domestik, bersama dengan potensi dampak negatif dari tarif AS yang lebih tinggi terhadap perekonomian, menunjukkan bahwa prospek normalisasi kebijakan lebih lanjut oleh Bank of Japan (BoJ) dapat tertunda lebih lanjut. Hal ini, bersama dengan nada risiko yang positif, terus melemahkan JPY sebagai aset safe haven.
Meskipun demikian, revisi ke atas dalam prakiraan inflasi oleh BoJ pada bulan Juli membuka peluang bagi kenaikan suku bunga yang akan segera terjadi pada akhir tahun ini. Hal ini menandai perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan ekspektasi dovish Federal Reserve (Fed), yang membatasi Dolar AS (USD) dan memberikan sedikit dukungan bagi JPY yang berimbal hasil lebih rendah.
Para pedagang juga tampak enggan dan memilih untuk menunggu rilis angka inflasi AS, yang akan mendorong permintaan USD dan memberikan dorongan arah baru bagi pasangan USD/JPY di sesi Amerika Utara nanti.(alg)
Sumber: Fxstreet
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Yen Jepang (JPY) masih dalam tekanan dan cenderung melemah tipis terhadap dolar AS di sesi Asia hari Jumat. Investor khawatir dengan kondisi keuangan Jepang yang makin berat karena rencana belanja bes...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...