
USD/CHF tetap stabil setelah lima hari penurunan beruntun, diperdagangkan di sekitar 0,7990 selama jam-jam Eropa pada hari Senin (30/06). Pasangan ini bertahan di sekitar 0,7957, terendah sejak September 2011, yang tercatat pada hari Jumat. Franc Swiss (CHF) bergerak sedikit terhadap Dolar AS (USD) setelah Indikator Utama KOF dirilis di Swiss, yang turun menjadi 96,1 pada bulan Juni dari 98,6 pada bulan Mei. Angka tersebut berada di bawah perkiraan pasar sebesar 99,3, menandai angka terendah sejak Oktober 2023.
Awal bulan ini, Bank Nasional Swiss (SNB) memangkas suku bunga menjadi 0% sebagai respons terhadap tekanan inflasi yang mereda dan mengindikasikan bahwa suku bunga dapat bergerak ke wilayah negatif jika risiko penurunan terus berlanjut. Bank sentral Swiss memperingatkan, dalam Buletin Q2-nya, bahwa risiko perdagangan global dapat membebani pertumbuhan, dengan memperkirakan ekspansi PDB antara 1% dan 1,5% tahun ini.
Pasangan USD/CHF menghadapi tantangan karena Dolar AS melemah di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada pertemuan bulan September. Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, mencatat pada hari Jumat bahwa ia berpegang teguh pada pandangannya bahwa mendinginkan inflasi akan memungkinkan Fed memangkas suku bunga kebijakannya dua kali tahun itu, dimulai pada bulan September.
Data menunjukkan pada hari Jumat bahwa Pengeluaran Pribadi AS secara tak terduga turun pada bulan Mei, penurunan kedua tahun ini. Sementara itu, Pendapatan Pribadi AS turun sebesar 0,4% pada bulan Mei, penurunan terbesar sejak September 2021. Pedagang kemungkinan akan mengamati data pasar tenaga kerja AS yang dijadwalkan akan dirilis akhir minggu ini untuk mendapatkan dorongan lebih lanjut pada prospek kebijakan Federal Reserve (Fed) AS.(ads)
Sumber: FXStreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...