
Yen Jepang (JPY) mempertahankan bias positifnya sepanjang sesi Asia pada hari Kamis (27/3), yang bersama dengan Dolar AS (USD) yang secara luas melemah, membuat pasangan USD/JPY tertekan di atas level psikologis 150,00. Kekhawatiran tentang potensi dampak ekonomi dari tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump meredam selera investor terhadap aset yang lebih berisiko. Selain itu, sentimen hawkish seputar prospek kebijakan Bank of Japan (BoJ), yang didukung oleh pertumbuhan upah yang kuat untuk tahun ketiga berturut-turut, ternyata menjadi faktor utama yang menopang JPY.
Sementara itu, perkiraan Federal Reserve (Fed) untuk dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun 2025, yang mendorong penurunan USD yang moderat dari level tertinggi tiga minggu, menandai perbedaan besar dibandingkan dengan ekspektasi BoJ yang hawkish. Hal ini dapat mengakibatkan penyempitan lebih lanjut dari perbedaan suku bunga AS-Jepang dan mendukung prospek apresiasi lebih lanjut dalam jangka pendek untuk JPY yang berimbal hasil lebih rendah. Namun, para pedagang mungkin memilih untuk menunggu rilis CPI Tokyo dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Jumat sebelum memasang taruhan arah baru.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...