Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Yen Jepang Melemah Setelah US Dolar Menguat
Saturday, 22 March 2025 00:23 WIB | USD/JPY |JAPAN

USD/JPY menyerahkan seluruh keuntungan intraday setelah menghadapi tekanan jual di sekitar 149,60 dan turun mendekati 148,60 selama jam perdagangan Amerika Utara pada hari Jumat. Aset tersebut turun karena Dolar AS (USD) menguat, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik mendekati 104,00.

Greenback menarik tawaran beli karena Federal Reserve (Fed) tidak mungkin memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Pada hari Rabu, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga di tengah ketidakpastian yang "sangat tinggi" atas prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Powell juga memperingatkan bahwa kebijakan tarif Trump cenderung mendorong pertumbuhan lebih rendah dan inflasi lebih tinggi.
Pasangan USD/JPY menyerahkan seluruh keuntungan intraday setelah menghadapi tekanan jual di sekitar 149,60 dan turun mendekati 148,60 selama jam perdagangan Amerika Utara pada hari Jumat. Aset turun karena Dolar AS (USD) menguat, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik mendekati 104,00.

Greenback menarik minat beli karena Federal Reserve (Fed) tidak mungkin memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Pada hari Rabu, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa mereka tidak terburu-buru memangkas suku bunga di tengah ketidakpastian yang "sangat tinggi" atas prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Powell juga memperingatkan bahwa kebijakan tarif Trump cenderung mendorong pertumbuhan lebih rendah dan inflasi lebih tinggi.

Selama dekade terakhir, sikap BoJ untuk tetap berpegang pada kebijakan moneter yang sangat longgar telah menyebabkan perbedaan kebijakan yang semakin lebar dengan bank sentral lain, khususnya dengan Federal Reserve AS. Hal ini mendukung pelebaran perbedaan antara obligasi 10 tahun AS dan Jepang, yang menguntungkan Dolar AS terhadap Yen Jepang. Keputusan BoJ pada tahun 2024 untuk secara bertahap meninggalkan kebijakan yang sangat longgar, ditambah dengan pemotongan suku bunga di bank sentral utama lainnya, mempersempit perbedaan ini.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Yen Melemah, Jepang Siap Keluarkan Kebijakan Fiskal Baru...
Thursday, 22 January 2026 13:56 WIB

Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...

USD/JPY Melemah, BoJ Isyaratkan Pengetatan 2026...
Monday, 29 December 2025 08:48 WIB

Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...

Yen Terpuruk Meski BOJ Naikkan Suku Bunga, Apa yang Terjadi Selanjutnya?...
Friday, 19 December 2025 07:43 WIB

Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...

Yen Bergerak Hati-Hati Menjelang Keputusan BoJ...
Wednesday, 17 December 2025 10:38 WIB

Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...

Yen Mulai "Nendang" Lagi-USD/JPY Bisa Jebol 155?...
Tuesday, 16 December 2025 07:18 WIB

Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS