
USD/JPY bergerak naik mendekati 149,00 pada jam perdagangan Amerika Utara pada hari Kamis. Pasangan ini menguat karena Dolar AS (USD) menguat tajam setelah hasil kebijakan moneter Federal Reserve (Fed). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, melonjak mendekati 104,00 setelah menarik tawaran signifikan mendekati level terendah lima bulan di 103,20.
Pada hari Rabu, Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%, seperti yang diharapkan, untuk kedua kalinya berturut-turut. Bank sentral juga mempertahankan perkiraannya tentang dua pemotongan suku bunga tahun ini. Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga karena ketidakpastian "sangat tinggi" di tengah penerapan kebijakan baru oleh pemerintahan baru. Jerome Powell menambahkan bahwa kebijakan tarif oleh Presiden Donald Trump dapat memperlambat laju pertumbuhan dan mempercepat tekanan inflasi.
Mengenai data ekonomi, Klaim Pengangguran Awal untuk minggu yang berakhir pada tanggal 14 Maret mencapai 223 ribu, hampir sesuai dengan estimasi dan rilis sebelumnya.
Meskipun investor telah mendukung Dolar AS terhadap Yen Jepang (JPY), mata uang ini mengungguli mata uang lain di tengah suasana pasar yang tidak menentu. Sentimen pasar tampaknya tidak menguntungkan bagi mata uang berisiko karena Presiden Trump siap untuk memperkenalkan tarif timbal balik pada tanggal 2 April, yang akan mengakibatkan perlambatan tajam dalam pertumbuhan ekonomi global.
Di dalam negeri, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 0,5% pada hari Rabu dan mengarahkan bahwa ketidakpastian seputar ekonomi dan harga Jepang tetap tinggi.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...