
USD/JPY bertahan di dekat 149,37, sedikit berubah setelah Fed mempertahankan suku bunga tetapi memperlambat pengurangan neraca.
Inflasi tetap "agak" tinggi, dengan Fed merevisi PCE dan PCE Inti lebih tinggi, sementara estimasi PDB dan pengangguran diturunkan.
Gubernur Fed Waller tidak setuju, lebih menyukai laju pengurangan neraca yang tidak berubah karena pasar mencerna sinyal kebijakan yang beragam.
Pasangan USD/JPY naik pada hari Rabu setelah keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Meskipun pejabat bersikap hati-hati terhadap suku bunga, Dolar AS (USD) gagal menguat tajam. Pasangan ini bertahan di dekat 149,37, hampir tidak berubah.
Dolar berjuang untuk menguat meskipun Fed bersikap hati-hati terhadap inflasi dan kebijakan
Dalam pernyataan kebijakan moneternya, Federal Reserve (Fed) mengakui bahwa kondisi pasar tenaga kerja tetap solid tetapi mencatat bahwa inflasi tetap "agak" tinggi. FOMC menegaskan kembali komitmennya untuk memantau risiko pada kedua sisi mandat gandanya dan mengumumkan rencana untuk memperlambat laju pengurangan neraca mulai bulan April.
Keputusan tersebut diambil dengan suara bulat, kecuali Gubernur Fed Christopher Waller, yang lebih memilih untuk mempertahankan laju pengurangan neraca tidak berubah.
Dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP), proyeksi suku bunga dana Fed tetap pada 3,9%, tidak berubah dari perkiraan bulan Desember. Proyeksi pejabat untuk inflasi tetap direvisi naik, baik angka PCE maupun PCE Inti.
Perekonomian AS diperkirakan melambat di bawah ambang batas 2%, sebuah indikasi bahwa perekonomian telah bergeser secara rapuh di tengah kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...