
Yen Jepang (JPY) menyentuh level terendah dalam satu minggu, di sekitar angka 151,00 terhadap mata uang Amerika selama sesi Asia pada hari Senin(03/03), meskipun penurunannya masih terbatas di tengah ekspektasi Bank of Japan (BoJ) yang agresif.
Faktanya, investor telah memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh BoJ, yang mendorong imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun ke level tertinggi sejak November 2009. Selain itu, munculnya beberapa aksi jual Dolar AS (USD) bertindak sebagai penghambat bagi pasangan USD/JPY.
Sementara itu, Gubernur BoJ Kazuo Ueda memperingatkan minggu lalu bahwa ketidakpastian tentang rencana tarif Presiden AS Donald Trump dan dampaknya terhadap prospek ekonomi global memerlukan kewaspadaan dalam menetapkan kebijakan moneter.
Hal ini, pada gilirannya, menahan para investor JPY untuk memasang taruhan baru dan memberikan sedikit dukungan kepada pasangan USD/JPY. Para pedagang juga tampak enggan dan memilih untuk menunggu rilis data makro AS penting minggu ini yang dijadwalkan pada awal bulan baru, dimulai dengan ISM Manufacturing PMI pada sesi Amerika Utara hari Senin ini. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...