
Yen Jepang (JPY) mengawali minggu baru dengan catatan positif dan mendapat dukungan dari kombinasi sejumlah faktor, meskipun potensi kenaikannya tampak terbatas.
Data pemerintah yang dirilis hari ini menunjukkan bahwa ekonomi Jepang tumbuh lebih cepat dari perkiraan awal pada kuartal ketiga. Selain itu, ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang tarif perdagangan Presiden terpilih AS Donald Trump yang akan datang memberikan dukungan kepada JPY sebagai safe haven.
Sementara itu, penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS baru-baru ini berkontribusi pada kinerja JPY yang relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang Amerika dan membuat pasangan USD/JPY tertekan di bawah level psikologis 150,00 selama sesi Asia.
Meskipun demikian, perpecahan pasar mengenai apakah Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga lebih lanjut pada pertemuan Desember mungkin menahan para investor JPY untuk tidak memasang taruhan agresif dan membatasi kerugian untuk pasangan mata uang tersebut.(Azf)
Sumber: FXStreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...