
Yen Jepang melemah hingga sekitar 154 per dolar pada hari Rabu (6/11), mencapai level terendah dalam 14 minggu karena dolar dan imbal hasil Treasury AS melonjak setelah mantan Presiden Donald Trump memimpin lebih dulu melawan Wakil Presiden Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS.
Hasilnya sebagian besar berjalan seperti yang diharapkan, dengan hasilnya sekarang bergantung pada tujuh negara bagian yang menjadi penentu. Di dalam negeri, risalah dari rapat terakhir Bank of Japan mengungkapkan bahwa anggota dewan secara umum sepakat untuk terus menaikkan suku bunga, karena inflasi dan kondisi ekonomi sejalan dengan tujuan bank sentral.
Namun, mereka juga mencatat bahwa ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas di pasar keuangan kemungkinan akan memengaruhi keputusan kebijakan di masa mendatang. Pada saat yang sama, survei swasta menunjukkan bahwa sentimen di antara produsen Jepang melemah pada bulan November, didorong oleh kekhawatiran atas melemahnya permintaan Tiongkok dan tekanan inflasi yang sedang berlangsung. (Arl)
Sumber : Trading Economics
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...