Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik 2% setelah aksi jual karena upaya perdamaian Ukraina gagal
Monday, 29 December 2025 18:04 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik dalam perdagangan Eropa pada hari Senin setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya, karena pembicaraan yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina gagal menghasilkan terobosan, meskipun kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran surplus pasokan yang terus berlanjut hingga tahun 2026.

Kontrak berjangka minyak Brent yang berakhir pada Februari naik 1,8% menjadi $61,34 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga naik 2% menjadi $57,88 per barel.

Kedua kontrak tersebut turun lebih dari 2,5% pada hari Jumat, menghapus sebagian besar keuntungan yang diperoleh sebelumnya di minggu ini.

Dapatkan wawasan pasar minyak mentah premium dengan InvestingPro - diskon 55% hari ini
Harga minyak pulih karena pembicaraan perdamaian Ukraina yang terhenti
Sentimen pasar terguncang pada hari Jumat setelah pembicaraan diplomasi yang diperbarui meningkatkan harapan akan berakhirnya perang yang hampir tiga tahun ini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy "semakin dekat, mungkin sangat dekat" untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Namun, kedua pemimpin mengakui bahwa beberapa isu paling kontroversial masih belum terselesaikan.

Komentar Trump menyusul serangkaian upaya diplomatik yang dipimpin AS yang bertujuan untuk menengahi gencatan senjata. Kurangnya kemajuan konkret membantu harga minyak stabil pada hari Senin, karena para pedagang menilai bahwa resolusi cepat -- dan kembalinya pasokan Rusia yang dikenai sanksi dengan cepat -- masih belum pasti.

Kesepakatan perdamaian yang kredibel pada akhirnya dapat menekan harga minyak dengan mengurangi premi risiko geopolitik yang telah mendukung pasar sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Harga minyak didukung oleh risiko pasokan Venezuela.

Dukungan tersebut telah diimbangi oleh kekhawatiran yang meningkat atas potensi kelebihan pasokan. Lembaga peramalan dan analis utama telah memperingatkan bahwa pasokan minyak global dapat melebihi permintaan pada tahun 2026, didorong oleh peningkatan produksi dari produsen non-OPEC dan perlambatan pertumbuhan konsumsi.

Harga minyak juga mendapat dukungan baru-baru ini dari ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela. Washington telah meningkatkan tekanan pada ekspor minyak mentah Venezuela, termasuk langkah-langkah yang menargetkan pengiriman dan pembeli, memperketat pasokan dari anggota OPEC tersebut. (Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS