Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Stabil, Tapi Tekanan Surplus Masih Nyata
Monday, 15 December 2025 17:05 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak tetap stabil pada hari Senin(15/12) karena investor menyeimbangkan gangguan pasokan yang terkait dengan meningkatnya ketegangan AS-Venezuela dengan kekhawatiran kelebihan pasokan dan dampak dari potensi kesepakatan damai Rusia-Ukraina.

Kontrak minyak mentah Brent naik 15 sen, atau 0,25%, menjadi $61,27 per barel, pada pukul 0924 GMT, dan minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $57,59 per barel, juga naik 15 sen, atau 0,26%.

Kedua kontrak tersebut turun lebih dari 4% pada minggu sebelumnya, terbebani oleh ekspektasi surplus minyak global pada tahun 2026. "Penurunan harga minyak dan pencapaian titik terendah bulan ini di seluruh kompleks kontrak berjangka utama minggu lalu mungkin akan menyebabkan harga yang lebih negatif jika bukan karena peningkatan tekanan oleh Amerika Serikat terkait Venezuela," kata analis PVM, John Evans.

Ekspor minyak Venezuela telah anjlok tajam sejak Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker awal pekan lalu dan memberlakukan sanksi baru terhadap perusahaan pelayaran dan kapal yang berbisnis dengan produsen minyak Amerika Latin tersebut, menurut data pelayaran, dokumen, dan sumber maritim.

Pasar memantau perkembangan dan dampaknya terhadap pasokan minyak dengan cermat, dengan Reuters melaporkan bahwa AS berencana untuk mencegat lebih banyak kapal yang membawa minyak Venezuela setelah penyitaan kapal tanker pekan ini, yang akan meningkatkan tekanan pada Presiden Nicolas Maduro.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menawarkan untuk membatalkan aspirasi negaranya untuk bergabung dengan aliansi militer NATO saat ia mengadakan pembicaraan selama lima jam dengan utusan AS di Berlin pada hari Minggu. Negosiasi dijadwalkan akan berlanjut pada hari Senin.

Utusan AS Steve Witkoff mengatakan "banyak kemajuan telah dicapai," meskipun detail tambahan tidak diungkapkan.

Kesepakatan perdamaian yang mungkin terjadi pada akhirnya dapat meningkatkan pasokan minyak Rusia, yang saat ini dikenai sanksi oleh negara-negara Barat.

"Perundingan perdamaian antara Rusia dan Ukraina telah berfluktuasi antara optimisme dan kehati-hatian, sementara ketegangan antara Venezuela dan AS meningkat, menimbulkan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan," kata Tsuyoshi Ueno, ekonom senior di NLI Research Institute.

Meningkatnya ekspektasi surplus juga membebani harga.

JPMorgan Commodities Research mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Sabtu bahwa surplus minyak pada tahun 2025 diperkirakan akan semakin melebar hingga tahun 2026 dan 2027, karena pasokan minyak global diproyeksikan akan melampaui permintaan, berkembang tiga kali lipat dari laju pertumbuhan permintaan hingga tahun 2026.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS