Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Menguat, Laut Hitam Memanas dan Venezuela Ikut Bikin Tegang
Monday, 1 December 2025 23:31 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik karena pipa utama yang menghubungkan ladang-ladang Kazakhstan ke pantai Laut Hitam Rusia menghentikan pemuatan setelah salah satu dari tiga tambatannya rusak akibat serangan Ukraina di wilayah tersebut selama akhir pekan, sementara para pedagang menilai potensi operasi militer AS di Venezuela di samping ekspektasi kelebihan pasokan.

Harga minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di atas $59 pada hari Senin dan sebelumnya naik sebanyak 2,4%. Konsorsium Pipa Kaspia mengangkut sebagian besar ekspor minyak mentah Kazakhstan, yang rata-rata mencapai 1,6 juta barel per hari sepanjang tahun ini. Tambatan tersebut rusak parah setelah ledakan, kata seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

CPC mengatakan "operasi lebih lanjut tidak mungkin dilakukan" di tambatan tersebut, menanggapi pertanyaan tentang kerusakan tersebut. Ukraina belum mengomentari insiden tersebut, meskipun mengonfirmasi serangan terpisah terhadap kilang minyak dan kapal tanker selama akhir pekan saat meningkatkan serangan terhadap target minyak Rusia di tengah perang yang hampir berlangsung empat tahun.

Serangan infrastruktur terjadi pada saat pasar minyak global bergerak ke dalam apa yang diperkirakan akan menjadi periode kelebihan pasokan yang signifikan. Penasihat perdagangan komoditas yang mengikuti tren mengalami short 90% pada hari Senin, menurut data dari Bridgeton Research Group. Beberapa penasihat yang berfokus pada jangka pendek melakukan pembelian pada hari Senin karena harga naik.

Kecenderungan bearish yang sangat ekstrem dari pedagang algoritmik membuat pasar rentan terhadap lonjakan yang lebih besar pada perkembangan bullish karena sebagian besar pedagang ini mengikuti tren dan memperkuat pergerakan harga.

Harga minyak keluar dari penurunan bulanan, dengan kontrak berjangka di bawah tekanan dari prospek kelebihan pasokan tahun depan. Namun, ketegangan geopolitik dari Rusia hingga Venezuela ” di mana Presiden Trump memperingatkan wilayah udara harus dianggap tertutup selama akhir pekan ” menambah risiko bullish untuk harga. Gedung Putih akan mengadakan pertemuan tentang langkah selanjutnya terkait Venezuela pada Senin malam, CNN melaporkan.

"Meskipun prospek pasar bearish dengan ekspektasi surplus besar, risiko pasokan yang masih ada berarti fundamental bearish ini membutuhkan waktu lebih lama untuk sepenuhnya tercermin dalam harga," kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas di ING Groep NV yang berbasis di Singapura.

Sementara itu, kelompok produsen OPEC+ yang dipimpin oleh Arab Saudi menegaskan kembali rencana tiga bulan untuk menghentikan kenaikan produksi pada kuartal pertama tahun depan. OPEC+ kembali mengatakan langkah tersebut mencerminkan kondisi pasar musiman yang lebih lemah.

WTI untuk pengiriman Januari naik 1,3% menjadi $59,31 per barel pada pukul 11:21 pagi di New York. Brent untuk penyelesaian Februari naik 1,2% menjadi $63,15 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS