
Harga minyak dunia terus melemah setelah sebelumnya anjlok tajam lebih dari 4%. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kini berada di kisaran $58 per barel, sementara Brent turun ke bawah $63. Penurunan ini terjadi setelah OPEC melaporkan bahwa pasokan minyak global sudah melebihi permintaan pada kuartal ketiga. Kondisi ini menandakan bahwa surplus minyak yang sudah lama ditunggu akhirnya mulai terasa di pasar.
Tanda-tanda kelebihan pasokan juga terlihat dari perubahan pola harga di pasar minyak. Spread cepat WTI sempat bergerak ke arah contango, yaitu situasi ketika harga minyak untuk pengiriman mendatang lebih tinggi daripada harga saat ini - pertanda bahwa pasokan jangka pendek berlimpah. Selain itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) juga menaikkan perkiraan produksi minyak Amerika untuk tahun depan, menambah tekanan pada harga global.
Kelebihan pasokan ini sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya produksi dari negara-negara anggota OPEC+ seperti Rusia, serta produsen lain di luar aliansi tersebut. CEO Chevron, Mike Wirth, mengatakan banyak pasokan minyak yang kembali ke pasar setelah sempat ditahan. Analis memperkirakan tekanan harga bisa berlanjut jika laporan bulanan dari Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan sinyal surplus lebih besar. Dunia energi kini menanti apakah tren ini akan berlanjut menuju kelebihan pasokan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...