Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tiga Pekan Merah: Kelebihan Pasokan Tekan Minyak
Friday, 17 October 2025 23:13 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Minyak tertatih-tatih menuju penurunan minggu ketiga, terbebani oleh tanda-tanda pasar akan mencapai surplus yang telah dinantikan para analis. Harga West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $57 per barel, diperkirakan akan turun sekitar 3% minggu ini dalam penurunan terpanjang sejak Maret.

Berita tentang kelebihan pasokan terus bermunculan minggu ini. Badan Energi Internasional (IEA) menaikkan perkiraannya untuk kelebihan pasokan global tahun depan sekitar 18%. Dan seorang pialang penyimpanan AS melaporkan lonjakan tawaran untuk mengamankan kapasitas tangki di pusat minyak mentah utama negara itu di Cushing, Oklahoma, yang menggarisbawahi bahwa para pedagang sedang mempersiapkan diri menghadapi kelebihan pasokan. Harga untuk minyak unggulan AS juga telah melemah.

Para pedagang minyak mentah juga mengikuti ketegangan yang muncul dan hilang antara Washington dan Beijing. Presiden Donald Trump pada hari Jumat mengatakan tarif yang lebih tinggi terhadap Tiongkok tidak "berkelanjutan," setelah pekan lalu mengancam tarif tambahan 100% untuk barang-barang Beijing. Pergeseran sentimen ini meredakan beberapa kekhawatiran bahwa perseteruan yang sedang berlangsung antara dua konsumen minyak mentah terbesar tersebut dapat melumpuhkan konsumsi energi, tetapi investor masih waspada terhadap eskalasi lebih lanjut.

Sementara itu, Trump mengatakan ia akan mengadakan pertemuan kedua dengan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, "dalam waktu sekitar dua minggu" yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Ukraina, yang meningkatkan kemungkinan pasokan minyak mentah yang lebih banyak dari kawasan tersebut.

"Minyak mentah mempertimbangkan pertemuan Trump dengan Putin dengan bukti yang semakin kuat tentang kelebihan pasokan," kata Joe DeLaura, ahli strategi energi global di Rabobank. "Dengan pasar minyak yang berada dalam kondisi contango mulai kuartal kedua tahun depan dan seterusnya, jalur selanjutnya adalah menurun untuk minyak mentah kecuali permintaan mengejutkan ke arah kenaikan, yang kami pandang tidak mungkin."

Negara-negara Barat sedang menekan sektor energi Rusia dalam upaya untuk mengekang aliran petrodolar ke Kremlin dan membatasi kemampuan Putin untuk membiayai perang. Para penyuling minyak India mengatakan mereka berharap untuk mengurangi”bukan menghentikan”pembelian minyak mentah Rusia menyusul pernyataan Trump bahwa negara Asia Selatan itu akan menghentikan semua pembelian.

Harga WTI untuk pengiriman November sedikit berubah di $57,50 per barel pada pukul 12.00 siang di New York. Harga Brent untuk pengiriman Desember diperdagangkan di $61,14 per barel. (alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS