Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak turun 1,6% setelah gencatan senjata di Gaza
Friday, 10 October 2025 03:54 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak turun pada hari Kamis setelah Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, menandatangani perjanjian gencatan senjata di Gaza.

Harga minyak mentah Brent ditutup turun $1,03, atau 1,6%, menjadi $65,22 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun $1,04, atau 1,7%, menjadi $61,51.

Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, menandatangani perjanjian pada hari Kamis untuk gencatan senjata dan membebaskan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina, dalam fase pertama inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, pertempuran akan berhenti, Israel akan menarik sebagian pasukannya dari Gaza, dan Hamas akan membebaskan semua sandera yang tersisa yang ditangkapnya dalam serangan yang memicu perang, dengan imbalan ratusan tahanan yang ditahan oleh Israel.

"Minyak mentah berjangka berada dalam fase korektif karena konflik Israel/Hamas tampaknya akan segera berakhir," kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.

IMPLIKASI 'LUAS' BAGI PASAR MINYAK

"Perjanjian damai ini merupakan terobosan besar dalam sejarah Timur Tengah baru-baru ini “ implikasinya bagi pasar minyak bisa sangat luas, mulai dari kemungkinan berkurangnya serangan Houthi di Laut Merah hingga peningkatan kemungkinan kesepakatan nuklir dengan Iran..." ujar Kepala Ekonom Rystad Energy, Claudio Galimberti, dalam sebuah catatan.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya di OPEC+ pada hari Minggu sepakat untuk menaikkan produksi pada bulan November yang lebih kecil dari ekspektasi pasar, sehingga meredakan kekhawatiran akan kelebihan pasokan.

Harga minyak telah naik sekitar 1% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam satu minggu setelah investor memandang kemajuan yang terhenti dalam kesepakatan damai Ukraina sebagai tanda bahwa sanksi terhadap Rusia, eksportir minyak terbesar kedua di dunia, akan berlanjut untuk beberapa waktu.

RUU dari Partai Demokrat dan Republik untuk mendanai pemerintah AS dan mengakhiri penutupan pemerintah belum mendapatkan suara yang dibutuhkan untuk disahkan di Senat. Penutupan pemerintah yang berkepanjangan dapat melemahkan perekonomian dan menurunkan permintaan minyak.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS