Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Naik Saat Pembatasan Produksi OPEC+
Wednesday, 8 October 2025 19:22 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Rabu(8/10), didorong oleh peningkatan produksi yang lebih kecil dari perkiraan dari kelompok produsen OPEC+ bulan depan, meskipun kekhawatiran tentang kelebihan pasokan membatasi kenaikan lebih lanjut.

Minyak mentah Brent berjangka naik 82 sen, atau 1,3%, menjadi $66,27 per barel pada pukul 09:45 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 85 sen, atau 1,4%, menjadi $62,58.

Harga minyak mentah acuan relatif stagnan pada sesi sebelumnya karena investor mempertimbangkan tanda-tanda kelebihan pasokan dibandingkan dengan peningkatan produksi November yang lebih kecil dari perkiraan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia.

"Tingkat minimum yang diputuskan OPEC+ untuk dipertahankan pada hari Minggu masih memberikan sedikit dukungan," kata analis minyak PVM, Tamas Varga, dalam sebuah catatan pada hari Rabu. OPEC+ sepakat untuk menaikkan target produksi November sebesar 137.000 barel per hari (bph) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan kelebihan pasokan di pasar minyak, sumber-sumber dalam kelompok tersebut mengatakan kepada Reuters.

Goldman Sachs mengatakan pihaknya melihat peningkatan persediaan sebesar 1,5 juta bph pada kuartal terakhir meskipun permintaan musiman kuat. Bank tersebut memperkirakan surplus sebesar 2 juta bph untuk periode dari Q4 2025 hingga Q4 2026.

Namun, pihaknya melihat risiko kenaikan harga karena penurunan produksi Rusia.

Investor juga menunggu data persediaan AS dari Badan Informasi Energi (EIA) yang akan dirilis Rabu malam. Pada hari Selasa, sumber yang mengutip data dari American Petroleum Institute (API) mengatakan bahwa stok minyak mentah AS naik sebesar 2,78 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 3 Oktober.

Sebaliknya, persediaan bensin dan sulingan turun, kata sumber tersebut, mengutip data API. Sementara itu, produksi minyak AS kemungkinan akan mencapai rekor tertinggi tahun ini daripada yang diperkirakan sebelumnya, kata EIA pada hari Selasa.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS