
Harga minyak mentah berjangka WTI naik 1,3% menjadi $61,7 per barel pada hari Senin setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih kecil dari perkiraan, meredakan kekhawatiran akan lonjakan pasokan yang besar. Kelompok tersebut, yang beranggotakan Arab Saudi dan Rusia, mengatakan akan meningkatkan produksi hanya sebesar 137 ribu barel per hari pada bulan November, menyamai peningkatan produksi di bulan Oktober, meskipun laporan sebelumnya menunjukkan peningkatan yang jauh lebih besar.
Langkah yang tertahan ini terjadi di tengah perbedaan pandangan dalam aliansi tersebut, dengan Moskow menginginkan kenaikan yang moderat untuk melindungi harga, sementara Riyadh mendorong ekspansi yang lebih agresif untuk merebut kembali pangsa pasar. Harga minyak juga didukung oleh laporan kebakaran dan serangan pesawat nirawak yang menghentikan operasi di kilang Kirishi Rusia, yang meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan. Namun, para analis memperingatkan bahwa fundamental permintaan yang lemah, peningkatan ekspor Timur Tengah, dan ekspektasi pasar yang kelebihan pasokan hingga tahun 2026 dapat membatasi momentum kenaikan.(Cay)
Sumber: Trading Economi
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...