Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Naik, Geopolitik NATO vs Rusia Jadi Pemicu
Tuesday, 23 September 2025 23:50 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik setelah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menjanjikan respons "kuat" terhadap serangan Rusia ke wilayah udaranya, yang menambah kekhawatiran atas aliran pasokan Rusia.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebanyak 2,6% dan diperdagangkan mendekati $64 per barel, kenaikan intraday terbesar dalam seminggu, setelah NATO mengatakan akan menggunakan semua opsi, termasuk militer, untuk mempertahankan diri. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan kembali komitmen Amerika terhadap NATO, sementara pemerintah Rusia mengevaluasi potensi larangan ekspor diesel bagi beberapa perusahaan di tengah serentetan serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap kilang minyak negara itu, termasuk dua serangan terbaru semalam terhadap fasilitas pipa minyak.

"Meskipun kerusakan saat ini belum diketahui, jelas bahwa Ukraina sekarang berfokus pada jaringan minyak Rusia," kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.

Arus Rusia telah menjadi sorotan selama beberapa minggu terakhir di tengah upaya global untuk menekan Moskow agar berdamai di Ukraina dengan menargetkan aset energinya. Presiden Donald Trump pada hari Selasa menegaskan kembali bahwa AS siap untuk mengenakan tarif yang kuat terhadap Rusia, tetapi menambahkan bahwa sanksi tersebut hanya akan berhasil untuk mengakhiri perang di Ukraina jika negara-negara Eropa berhenti membeli minyak Rusia. Hal itu menyusul pernyataan dari Perdana Menteri Kanada Mark Carney, yang mendesak sekutu Barat untuk meningkatkan sanksi sekunder terhadap negara-negara yang masih mengimpor pasokan Moskow.

Membatasi reli, Irak mungkin akan segera melanjutkan ekspor melalui Kurdistan setelah penghentian dua tahun karena sengketa pembayaran. Itu bisa membuat sekitar 230.000 barel per hari kembali ke pasar internasional, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Kembalinya produksi minyak mentah yang cepat dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, serta peningkatan produksi dari luar kelompok tersebut, telah membuat para pengamat pasar termasuk Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa pasokan akan melampaui permintaan dengan margin yang memecahkan rekor.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS