
Harga minyak bergerak stabil setelah mencatat penurunan tipis pekan lalu, karena para pedagang menilai dampak langkah Uni Eropa terhadap pasokan Rusia serta serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi anggota OPEC+ tersebut.
Brent diperdagangkan di atas $66 per barel setelah turun 0,5% pekan lalu, sementara West Texas Intermediate berada di kisaran $63. Putaran sanksi terbaru Uni Eropa terhadap Rusia akan berfokus pada entitas industri minyak di negara ketiga, memengaruhi sekitar selusin perusahaan Tiongkok dan beberapa perusahaan India, sebagai upaya blok tersebut memperketat tekanan terhadap akses Kremlin pada petrodolar.
"Kami kini menindak mereka yang mendanai perang Rusia dengan membeli minyak secara melanggar sanksi," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan pada hari Jumat. "Kami menargetkan kilang, pedagang minyak, perusahaan petrokimia di negara ketiga, termasuk Tiongkok."
Sementara itu, Ukraina mengklaim serangan drone yang merusak infrastruktur energi jauh di dalam wilayah Rusia pada hari Sabtu, termasuk pipa minyak utama dan dua kilang. Kyiv telah meningkatkan serangan drone terhadap infrastruktur energi Rusia selama sebulan terakhir.
Harga minyak mentah tetap bergerak dalam kisaran $5 sejak awal Agustus, karena para pedagang menyeimbangkan proyeksi kelebihan pasokan pada akhir tahun dengan risiko geopolitik. Pertukaran yang bersahabat antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Jumat meredakan ketegangan antara dua konsumen minyak terbesar dunia, sekaligus mengurangi kekhawatiran bahwa Washington akan memberlakukan tarif terhadap Beijing atas pembelian minyak Rusia. (azf)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...