Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Merosot: Pasokan Melimpah Kalahkan Efek Rate Cut
Saturday, 20 September 2025 03:27 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun pada hari Jumat(19/9) karena kekhawatiran tentang pasokan yang besar dan penurunan permintaan melebihi ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga pertama tahun ini oleh Federal Reserve AS akan memicu peningkatan konsumsi.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada $66,68 per barel, turun 76 sen atau 1,1%. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada $62,68, turun 89 sen atau 1,4%. Kedua harga acuan minyak naik untuk minggu kedua berturut-turut.

"Pasokan minyak terus kuat dan OPEC mengurangi pemangkasan produksi minyaknya," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates. "Kami belum melihat dampak sanksi terhadap ekspor minyak mentah Rusia." The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar seperempat poin persentase pada hari Rabu dan mengindikasikan bahwa pemangkasan lebih lanjut akan menyusul seiring dengan tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS.

Biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya mendorong permintaan minyak dan mendorong harga lebih tinggi.

John Kilduff, mitra di Again Capital, mengatakan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar seperempat poin persentase di masa mendatang kemungkinan tidak akan mendorong pasar minyak karena akan semakin melemahkan dolar, sehingga membuat minyak lebih mahal untuk dibeli.

"The Fed harus lebih agresif daripada sebelumnya," kata Kilduff. "Kita membutuhkan kenaikan 50 basis poin untuk mendorong permintaan. Tindakan The Fed tidak berdampak pada pertumbuhan pasar minyak mentah karena fundamental pasar yang mendasarinya."

Di sisi permintaan, semua lembaga energi, termasuk Badan Informasi Energi AS (EIA), telah mengisyaratkan kekhawatiran tentang melemahnya permintaan, yang meredam ekspektasi kenaikan harga yang signifikan dalam jangka pendek, kata Priyanka Sachdeva, analis di Phillip Nova. Lipow juga melihat dampaknya di sisi permintaan. "Musim turnaround kilang akan semakin mengurangi permintaan," ujarnya. Kilang-kilang menutup unit produksi pada musim semi dan musim gugur untuk perbaikan menyeluruh, yang disebut turnaround.

Peningkatan stok distilat AS sebesar 4 juta barel yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kekhawatiran atas permintaan di negara konsumen minyak terbesar dunia dan menekan harga. Data ekonomi terbaru semakin memperburuk kekhawatiran, dengan pasar tenaga kerja AS yang melemah sementara pembangunan rumah keluarga tunggal anjlok ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir pada bulan Agustus, tertekan oleh melimpahnya rumah baru yang tidak terjual.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS