Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Lesu, Surplus & Geopolitik
Friday, 29 August 2025 11:04 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak melemah tipis dan mengarah pada penurunan bulanan, dengan perdagangan didominasi kekhawatiran potensi kelebihan pasokan serta ketegangan geopolitik, termasuk upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Brent kontrak November diperdagangkan dekat $68 per barel, turun sekitar 5% bulan ini. West Texas Intermediate (WTI) turun menuju $64. Sepanjang Agustus, harga minyak tertekan oleh kekhawatiran bahwa pasokan global akan melampaui permintaan pada kuartal-kuartal mendatang, sehingga menambah persediaan.

Investor juga fokus pada Ukraina dan potensi perubahan arus minyak mentah dari Rusia. Presiden AS Donald Trump mungkin akan menyampaikan pernyataan tentang situasi tersebut pada hari ini, menurut Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt. Awal pekan ini, Washington memberlakukan tarif 50% pada sebagian besar impor India untuk menghukum negara itu karena membeli minyak Rusia.

Pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai kecil kemungkinannya, menurut Kanselir Jerman Friedrich Merz. Trump mengancam akan ada "konsekuensi yang sangat besar" jika Moskow tidak mau bernegosiasi dan mewacanakan tenggat dua minggu untuk pembicaraan bilateral.

Penurunan minyak pada Agustus merupakan penurunan bulanan pertama sejak April, ketika sebagian besar komoditas terpukul oleh eskalasi tajam perang dagang Trump dan kekhawatiran akan pelemahan konsumsi energi. Kekhawatiran surplus”dengan International Energy Agency memperkirakan kelebihan pasokan rekor-muncul setelah kampanye OPEC+ untuk memulihkan kapasitas yang sebelumnya dihentikan dan merebut kembali pangsa pasar.

"Harga tetap bergerak dalam kisaran sempit karena pasar menavigasi prospek keseimbangan yang lebih longgar setelah puncak musim panas dan risiko geopolitik jangka pendek," kata Gao Mingyu, Kepala Analis Energi di SDIC Essence Futures Co. "Tanpa eskalasi yang jelas dalam langkah sanksi, potensi kenaikan tetap terbatas." (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS