Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Turun Akibat Gejolak The Fed dan Risiko Rusia
Tuesday, 26 August 2025 19:58 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun setelah menguat selama empat hari karena investor menunggu sinyal yang lebih jelas mengenai pasokan, sekaligus memantau dampak pasar yang lebih luas akibat langkah Presiden Donald Trump untuk mencoba menggulingkan gubernur Federal Reserve.

Harga minyak Brent turun mendekati $68 per barel, meskipun harga sebagian besar tertahan di kisaran $65 dan $70 bulan ini. Penurunan harga minyak mentah pada hari Selasa mencerminkan sentimen penghindaran risiko di pasar yang lebih luas, karena Trump berusaha menyingkirkan Lisa Cook dari The Fed.

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengeluarkan pemberitahuan pada hari Senin untuk menggandakan tarif atas semua impor India, karena AS berusaha menghukum negara tersebut karena membeli minyak mentah Rusia. Langkah tersebut”yang akan berlaku efektif pada hari Rabu”dianggap sebagai bagian dari upaya Trump yang lebih luas untuk menengahi perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Namun, perusahaan penyulingan minyak di negara Asia Selatan tersebut berencana untuk mempertahankan sebagian besar pembelian mereka dari Moskow dalam beberapa minggu mendatang.

Minyak mentah diperdagangkan dalam rentang sempit hampir sepanjang bulan Agustus, dengan para pedagang menilai dampak pungutan AS, serta konsekuensi jangka panjang dari serangkaian kenaikan pasokan besar-besaran dari OPEC+. Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan awal bulan ini bahwa pasar minyak global berada di jalur surplus rekor tahun depan karena pertumbuhan permintaan melambat sementara pasokan meningkat, meskipun pasar telah menguat selama musim panas.

"Harga minyak tetap berada dalam kisaran yang ketat di tengah volatilitas geopolitik dan fundamental yang relatif tangguh," kata analis Barclays, Amarpreet Singh, dalam sebuah catatan.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS