
Harga minyak melemah pada perdagangan Asia Selasa(19/8) ketika investor menilai hasil pembicaraan AS“Ukraina untuk mencari petunjuk mengenai prospek pasokan minyak Rusia, dengan fokus kini tertuju pada kemungkinan pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Per pukul 22:29 ET (02:29 GMT), kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,5% menjadi $66,27 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 0,5% ke $62,36 per barel. Kedua kontrak sempat naik hampir 1% pada Senin setelah Penasihat Perdagangan AS Peter Navarro mengkritik pembelian minyak Rusia berharga diskon oleh India yang dinilai ikut mendanai perang, sehingga kembali memicu kekhawatiran pasokan.
Pertemuan Trump-Zelenskiy Jadi Sorotan
Presiden Donald Trump menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Gedung Putih pada Senin bersama para pemimpin negara besar Eropa dalam sebuah KTT penting yang bertujuan membuka jalan menuju akhir perang Rusia-Ukraina. Dalam pernyataannya, Trump berjanji bahwa AS akan membantu menjamin keamanan Ukraina sebagai bagian dari setiap penyelesaian damai, meski belum merinci bentuk maupun cakupannya. Zelenskiy menyambut baik pengumuman itu sebagai "langkah besar ke depan."
Trump mengatakan ia telah mulai mengatur pertemuan antara Zelenskiy dan Putin, serta mewacanakan diskusi tiga pihak berikutnya, menjaga harapan adanya jalur menuju negosiasi. Namun, para pemimpin Eropa di Washington mendesak agar gencatan senjata didahulukan. Sementara itu, pasar taruhan masih skeptis, dengan Polymarkets memperlihatkan peluang gencatan senjata sebelum akhir tahun hanya 38%, jauh di bawah puncak 78% pada Maret lalu.
Sementara itu, pasar juga mencermati rencana tambahan tarif 25% dari AS terhadap India terkait pembelian minyak Rusia, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 27 Agustus. (azf)
Sumber: Investing.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...