
Harga minyak melemah tipis pada hari Jumat dan bersiap untuk penurunan mingguan tertajam sejak akhir Juni, didorong oleh laporan kesepakatan antara AS dan Rusia, dan prospek ekonomi yang terdampak tarif.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun 7 sen menjadi $66,36 per barel pada pukul 11.18 ET (15.18 GMT). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS melemah 21 sen, atau 0,3%, menjadi $63,67.
Harga Brent diperkirakan akan turun 4,8% selama seminggu, sementara WTI diperkirakan akan ditutup 5,5% lebih rendah dari penutupan Jumat lalu.
Washington dan Moskow bertujuan untuk mencapai kesepakatan guna menghentikan perang di Ukraina yang akan mengunci pendudukan Rusia atas wilayah yang direbut selama invasi militernya, Bloomberg News melaporkan pada hari Jumat.
Para pejabat AS dan Rusia sedang berupaya mencapai kesepakatan mengenai wilayah untuk pertemuan puncak yang direncanakan antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin paling cepat minggu depan, menurut laporan tersebut, mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Pertemuan potensial ini meningkatkan ekspektasi akan berakhirnya perang di Ukraina secara diplomatik, yang dapat berujung pada pelonggaran sanksi terhadap Rusia, dan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Trump dan para pembeli minyak Rusia.
Minggu ini, Trump mengancam akan menaikkan tarif untuk India jika negara itu terus membeli minyak Rusia. Trump juga mengatakan bahwa Tiongkok, pembeli minyak mentah Rusia terbesar, dapat dikenakan tarif serupa dengan yang dikenakan terhadap impor India.
Sementara itu, tarif impor AS yang lebih tinggi dari sejumlah mitra dagang mulai berlaku pada hari Kamis, meningkatkan kekhawatiran atas aktivitas ekonomi dan permintaan minyak mentah, menurut analis ANZ Bank dalam sebuah catatan.
"Berbagai pertimbangan non-minyak sedang dipertimbangkan, termasuk kekhawatiran atas dampak tarif dan berita utama yang beredar selama beberapa hari terakhir mengenai pertemuan Trump dan Putin dalam waktu dekat," kata Neil Crosby, analis pasar energi di Sparta Commodities.
"Risiko berita utama saat ini sangat kuat dengan adanya perubahan sikap mengenai siapa yang akan hadir dalam pertemuan mengenai Ukraina dan dalam situasi apa."
Trump pada hari Kamis juga mengatakan akan mencalonkan Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Stephen Miran untuk mengisi beberapa bulan terakhir dari kursi yang baru kosong di Federal Reserve, yang memicu ekspektasi akan kebijakan yang lebih dovish ke depannya.(Cay)
Sumber: Investing.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...