Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Stabil, Pedagang Cermati Tekanan Trump
Wednesday, 6 August 2025 07:09 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak mempertahankan penurunan selama empat hari karena investor mengabaikan ancaman Presiden Donald Trump untuk mengenakan tarif sekunder pada pembeli energi Rusia, sementara data AS menunjukkan kondisi yang lebih lemah di ekonomi terbesar dunia tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $65 per barel setelah turun hampir 7% selama empat sesi, sementara Brent ditutup di bawah $68. Trump mengisyaratkan tarif yang lebih tinggi pada negara-negara yang membeli minyak dari Moskow kemungkinan termasuk Tiongkok setelah mengatakan ia akan menaikkan pungutan pada ekspor India dalam waktu 24 jam.

Utusan khusus AS Steve Witkoff diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Rusia untuk bertemu dengan para pejabat minggu ini, menjelang batas waktu Trump pada 8 Agustus bagi Moskow untuk mencapai gencatan senjata dengan Ukraina. Kremlin sedang mempertimbangkan opsi konsesi yang dapat mencakup gencatan senjata udara, meskipun tetap bertekad untuk melanjutkan perang.

Harga minyak sedikit melemah setelah tiga bulan menguat, dengan fokus pada hambatan pertumbuhan di AS yang dapat menekan permintaan energi, serta langkah OPEC+ untuk melonggarkan pembatasan produksi. Akhir pekan lalu, aliansi tersebut sepakat untuk meningkatkan produksi mulai September sekitar 547.000 barel per hari, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa pasokan global akan melampaui konsumsi pada paruh kedua tahun ini.

Di AS, data menunjukkan sektor jasa secara efektif stagnan pada bulan Juli, sejalan dengan tanda-tanda lain bahwa ekonomi menunjukkan tanda-tanda peringatan. Angka minggu lalu menunjukkan pasar tenaga kerja yang jauh lebih lemah daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Sementara itu, perkiraan industri minyak menunjukkan gambaran yang beragam mengenai stok AS. Kepemilikan minyak mentah nasional turun 4,2 juta barel pekan lalu, meskipun cadangan minyak di pusat utama di Cushing, Oklahoma, meningkat, seiring dengan persediaan distilat. Rincian resmi akan dirilis Rabu malam. (alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS