
Harga minyak tidak banyak berubah pada hari Selasa(5/8) karena para pelaku pasar mempertimbangkan peningkatan pasokan dari OPEC+ dan kekhawatiran terhadap lemahnya permintaan global, di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap India atas pembelian minyak Rusia.
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, sepakat pada hari Minggu untuk menaikkan produksi minyak sebesar 547.000 barel per hari pada bulan September, sebuah langkah yang mengakhiri pemangkasan produksi terbaru mereka lebih awal dari jadwal.
Minyak Brent turun 36 sen atau 0,5% ke $68,40 per barel pada pukul 09:10 GMT, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS turun 41 sen ke $65,88. Kedua kontrak tersebut turun lebih dari 1% pada hari Senin dan ditutup di level terendah dalam sepekan.
Trump kembali mengancam akan menaikkan tarif terhadap barang-barang India pada hari Senin karena pembelian minyak negara tersebut dari Rusia. India menyebut ancaman itu "tidak berdasar" dan berjanji akan melindungi kepentingan ekonominya, memperdalam ketegangan dagang antara kedua negara.
Pergerakan harga minyak yang terbatas sejak ancaman Trump menunjukkan bahwa pelaku pasar skeptis terhadap potensi gangguan pasokan, kata John Evans dari broker minyak PVM dalam sebuah laporan. Ia meragukan apakah Trump akan mengambil risiko menaikkan harga minyak.
"Saya menyebut pasar minyak saat ini dalam kondisi stabil," kata Giovanni Staunovo, analis dari UBS. "Kemungkinan kondisi ini akan berlanjut sampai kita mengetahui pengumuman Presiden AS mengenai Rusia akhir pekan ini dan bagaimana reaksi para pembeli."
India merupakan pembeli minyak laut terbesar dari Rusia, mengimpor sekitar 1,75 juta barel per hari (bpd) dari Januari hingga Juni tahun ini, naik 1% dibandingkan tahun lalu, menurut data perdagangan yang diberikan kepada Reuters.
Ancaman Trump datang di tengah kekhawatiran baru terhadap permintaan minyak global, dan beberapa analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat pada paruh kedua tahun ini.
JPMorgan menyatakan pada hari Selasa bahwa risiko resesi di AS sangat tinggi. Selain itu, pertemuan Politbiro China bulan Juli mengindikasikan tidak akan ada pelonggaran kebijakan tambahan, dengan fokus beralih ke rebalancing struktural ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. (azf)
Sumber: Reuters
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...