Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik 2% didorong kesepakatan dagang AS-Uni Eropa
Tuesday, 29 July 2025 01:45 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik 2% pada hari Senin setelah tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa, dan pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa ia akan memperpendek tenggat waktu bagi Rusia untuk mengakhiri perangnya di Ukraina atau menghadapi sanksi.

Harga minyak mentah Brent berjangka naik $1,42, atau 2,1%, menjadi $69,86 per barel pada pukul 12.58 siang EDT (16.58 GMT), sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,40, atau 2,2%, menjadi $66,56.

Harga Brent mencapai level tertingginya dalam 10 hari setelah Trump mengatakan ia mengurangi tenggat waktu 50 hari yang ia berikan kepada Rusia terkait perangnya di Ukraina menjadi 10-12 hari.

Kesepakatan antara AS dan Uni Eropa dan kemungkinan perpanjangan jeda tarif AS-Tiongkok juga mendukung pasar keuangan global dan harga minyak, kata Tony Sycamore, analis pasar di IG.

Pakta kerangka kerja perdagangan dengan Uni Eropa yang diumumkan pada hari Minggu menetapkan tarif impor AS sebesar 15% untuk sebagian besar barang Uni Eropa. Trump juga mengatakan bahwa kesepakatan tersebut menyerukan pembelian energi AS oleh Uni Eropa senilai $750 miliar dalam beberapa tahun mendatang.

"Eropa harus merelakan sebagian besar dari semua yang mereka dapatkan dari Rusia," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. "Pakta perdagangan ini tidak hanya memberikan dorongan besar bagi produsen AS dengan komitmen ini, tetapi juga memberi lebih banyak tekanan kepada (Presiden Rusia Vladimir) Putin untuk berunding."

Para pejabat senior AS dan Tiongkok bertemu di Stockholm pada hari Senin untuk mencoba memperpanjang gencatan tarif mereka sebelum batas waktu 12 Agustus.

Kesepakatan AS-UE menghilangkan lapisan ketidakpastian baru dan fokus tampaknya beralih kembali ke fundamental, kata Tamas Varga, analis di PVM, menambahkan bahwa dolar yang kuat dan penurunan impor minyak India telah membebani harga minyak mentah.

Di sisi pasokan, panel OPEC+ pada hari Senin menekankan perlunya kepatuhan penuh terhadap perjanjian produksi minyak, menjelang pertemuan terpisah delapan anggota OPEC+ pada hari Minggu untuk memutuskan peningkatan produksi minyak untuk bulan September.

ING memperkirakan OPEC+, kelompok yang mencakup Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu seperti Rusia, setidaknya akan menyelesaikan pengembalian penuh pemotongan pasokan sukarela tambahan sebesar 2,2 juta barel per hari pada akhir September.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS