Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Menguat Tipis: Sanksi Baru UE Picu Kekhawatiran Pasokan Energi
Friday, 18 July 2025 19:07 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak sedikit menguat pada hari Jumat (18/7), menuju kerugian mingguan yang tipis, karena investor mempertimbangkan sanksi baru Uni Eropa terhadap Rusia.

Harga minyak mentah Brent berjangka naik 50 sen, atau 0,72%, menjadi $70,02 per barel pada pukul 09.12 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 61 sen, atau 0,9%, menjadi $68,15 per barel. Pada level tersebut, kontrak-kontrak tersebut menuju kerugian mingguan marjinal masing-masing sebesar 0,5% dan 0,4%.

Investor mempertimbangkan potensi dampak terhadap neraca minyak global dari kesepakatan Uni Eropa mengenai paket sanksi ke-18 terhadap Rusia atas perangnya di Ukraina, yang mencakup langkah-langkah yang bertujuan untuk memberikan pukulan lebih lanjut kepada industri minyak dan energi Rusia.

Paket sanksi terbarunya akan menurunkan batas harga G7 untuk membeli minyak mentah Rusia menjadi $47,6 per barel, kata para diplomat kepada Reuters. "Baik batasan harga minyak Rusia maupun penambahan kapal tanker bayangan ke dalam daftar sanksi tidak berhasil mengganggu ekspor minyak Rusia sejauh ini, sehingga pasar tetap skeptis terhadap dampak sanksi terbaru," ujar analis UBS Giovanni Staunovo.

Investor sedang menunggu kabar dari AS mengenai kemungkinan sanksi lebih lanjut, setelah Presiden Donald Trump awal pekan ini mengancam akan memberikan sanksi kepada pembeli ekspor Rusia kecuali Moskow menyetujui kesepakatan damai dalam 50 hari.

"Pada akhirnya, sekarang tinggal menunggu kemungkinan perubahan besar dalam sanksi dan kebijakan tarif AS," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan. Serangan pesawat nirawak selama empat hari di ladang minyak di Kurdistan Irak yang menghentikan separuh produksi di kawasan itu telah mendukung harga, mendorong kedua kontrak naik sebesar $1 pada hari Kamis.

Serangan-serangan itu "pasti akan berdampak buruk karena produksi kawasan itu telah dipangkas dari 280.000 barel per hari menjadi sekitar 130.000 barel per hari," kata analis PVM Tamas Varga. Para pejabat menunjuk milisi yang didukung Iran sebagai kemungkinan sumber serangan minggu ini di ladang minyak di wilayah tersebut, meskipun tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS