Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik setelah Iran menangguhkan kerja sama dengan pengawas nuklir PBB
Wednesday, 2 July 2025 19:41 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah Iran menangguhkan kerja sama dengan pengawas nuklir PBB, yang meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

Pada pukul 07:50 ET (11:50 GMT), minyak mentah berjangka Brent untuk bulan September naik 1,2% menjadi $67,94 per barel, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 1,3% menjadi $66,30 per barel.

Iran menangguhkan kerja sama dengan PBB

Iran memberlakukan undang-undang pada hari Rabu yang menetapkan bahwa setiap inspeksi di masa mendatang terhadap situs nuklirnya oleh Badan Energi Atom Internasional memerlukan persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Teheran.

Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan pengawas nuklir PBB setelah serangan Israel dan AS terhadap fasilitas nuklir Iran bulan lalu.

Harga minyak telah pulih setelah merosot ke level terendah dalam tiga minggu pada hari Selasa, karena minyak menghapus semua keuntungan yang diperoleh selama perang Israel-Iran baru-baru ini setelah keduanya menyetujui gencatan senjata yang ditengahi AS.

Perang 12 hari itu dimulai ketika Israel melakukan pemboman mendadak terhadap fasilitas nuklir dan situs militer Iran serta membunuh beberapa komandan militer dan ilmuwan nuklir. Teheran menanggapi dengan gelombang rudal dan pesawat nirawak ke Israel.

Persediaan AS meningkat secara tak terduga - API
Data dari American Petroleum Institute menunjukkan pada hari Selasa bahwa persediaan minyak AS meningkat 0,68 juta barel dalam seminggu hingga 27 Juni, dibandingkan dengan ekspektasi penarikan 2,26 juta barel.

Angka API menyusul penarikan besar-besaran persediaan minyak AS selama lima minggu, dan menimbulkan beberapa pertanyaan mengenai permintaan bahan bakar di musim panas yang padat perjalanan.

Data API biasanya mengabarkan pembacaan serupa dari data persediaan pemerintah, yang akan dirilis pada hari Rabu. Pasar bergulat dengan beberapa keraguan atas permintaan bahan bakar AS yang kuat, terutama di tengah meningkatnya ketidakpastian atas kebijakan perdagangan Trump, inflasi yang tinggi, dan memburuknya sentimen konsumen.

Pertemuan OPEC+ tampak penting

Perhatian juga tertuju pada pertemuan mendatang Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) selama akhir pekan, di mana kartel tersebut secara luas diharapkan akan meningkatkan produksi.

Reuters melaporkan minggu lalu bahwa kelompok tersebut berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari, jumlah yang sama dengan kenaikan yang disepakati untuk Mei, Juni, dan Juli.

"Mengingat pergeseran strateginya, kami yakin kelompok tersebut akan melanjutkan peningkatan besar ini. Ini akan membuat pasokan penuh 2,2 juta barel per hari kembali beroperasi pada akhir kuartal ketiga, 12 bulan lebih cepat dari jadwal semula," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS