Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Meroket Setelah AS Serang Situs Nuklir Iran
Monday, 23 June 2025 07:37 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak melonjak pada hari Senin (23/6) ke titik tertinggi sejak Januari karena langkah Washington akhir pekan untuk bergabung dengan Israel dalam menyerang fasilitas nuklir Iran memicu kekhawatiran pasokan.

Minyak mentah Brent berjangka naik $1,88 atau 2,44% pada $78,89 per barel pada pukul 11.22 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,87 atau 2,53% pada $75,71.

Kedua kontrak melonjak lebih dari 3% di awal sesi menjadi $81,40 dan $78,40, masing-masing, tertinggi dalam lima bulan, sebelum kehilangan beberapa keuntungan.

Kenaikan harga terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah "menghancurkan" situs nuklir utama Iran dalam serangan selama akhir pekan, bergabung dengan serangan Israel dalam eskalasi konflik di Timur Tengah saat Teheran berjanji untuk mempertahankan diri.

Iran adalah produsen minyak mentah terbesar ketiga OPEC. Pelaku pasar mengharapkan kenaikan harga lebih lanjut di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pembalasan Iran mungkin mencakup penutupan Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak mentah global.

Press TV Iran melaporkan bahwa parlemen Iran menyetujui tindakan untuk menutup selat tersebut. Iran sebelumnya mengancam akan menutup selat tersebut tetapi tidak pernah menindaklanjutinya.

"Risiko kerusakan pada infrastruktur minyak ... telah berlipat ganda," kata analis senior Sparta Commodities June Goh.

Meskipun ada rute pipa alternatif keluar dari wilayah tersebut, masih akan ada volume minyak mentah yang tidak dapat diekspor sepenuhnya jika Selat Hormuz menjadi tidak dapat diakses. Pengirim akan semakin menjauh dari wilayah tersebut, tambahnya.

Brent telah naik 13% sejak konflik dimulai pada 13 Juni, sementara WTI telah naik sekitar 10%.

Premi risiko geopolitik saat ini tidak mungkin bertahan lama tanpa gangguan pasokan yang nyata, kata analis.

Sementara itu, pelepasan beberapa posisi panjang yang terakumulasi menyusul reli harga baru-baru ini dapat membatasi kenaikan harga minyak, tulis Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, dalam komentar pasar pada hari Minggu.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS