Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melonjak Usai Serangan Israel, Pasar Global Siaga
Friday, 13 June 2025 07:33 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak melonjak menyusul laporan serangan udara Israel di Iran, yang meningkatkan ketegangan di kawasan yang menyumbang sepertiga dari produksi minyak mentah global.

Brent naik sebanyak 5,7%, melonjak di atas $73 per barel, sementara West Texas Intermediate juga menguat. Angkatan Udara Israel melakukan serangan di Iran pada hari Kamis, Axios melaporkan, mengutip dua orang tak dikenal yang mengetahui operasi tersebut. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan Israel "sangat mungkin" menyerang Teheran.

Presiden Donald Trump mengatakan Israel "sangat mungkin" menyerang Iran tetapi ia telah menyarankan agar tidak melakukan serangan saat negosiasi sedang berlangsung, karena kepergian staf AS dari kawasan tersebut memicu kekhawatiran tentang serangan yang akan datang. "Saya tidak ingin mengatakan segera, tetapi sepertinya itu adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi," kata Trump kepada wartawan di sebuah acara pada hari Kamis di Gedung Putih.

AS sedang berbicara dengan Iran tentang mengekang ambisi senjata nuklirnya. Minyak sedang dalam jalur kenaikan mingguan yang substansial di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. JPMorgan Chase & Co. telah memperingatkan bahwa minyak dapat mencapai $130 per barel dalam skenario terburuk. AS dan Iran dijadwalkan mengadakan putaran keenam perundingan nuklir di Oman pada hari Minggu.

Brent untuk bulan Agustus naik 5,7% menjadi $73,30 per barel pukul 08:13 pagi di Singapura.

WTI untuk pengiriman bulan Juli melonjak 5,3% menjadi $71,65 per barel. (zif)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS