Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Turun 1% Setelah Data AS Menunjukkan Peningkatan Besar Dalam Persediaan Bahan Bakar
Thursday, 5 June 2025 03:28 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun lebih dari 1% pada hari Rabu setelah data AS menunjukkan peningkatan persediaan bensin dan solar yang sangat besar, sehingga meningkatkan persediaan bahan bakar dengan rencana OPEC+ untuk menambah produksi dan ketegangan perdagangan yang mengaburkan prospek permintaan energi.

Harga minyak mentah Brent ditutup turun 77 sen, atau 1,2%, pada $64,86 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun 56 sen, atau 0,9% pada $62,85.

Persediaan bensin AS meningkat 5,2 juta barel, menurut Badan Informasi Energi. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan 600.000 barel.

Persediaan sulingan naik 4,2 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 1 juta barel.

Persediaan minyak mentah turun 4,3 juta barel. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan produksi sebesar 1 juta barel.

"Menurut saya, laporan tersebut cenderung bearish, karena peningkatan besar dalam produk olahan," Giovanni Staunovo, analis di UBS.

"Terjadi peningkatan tajam dalam permintaan kilang minyak mentah, yang mengakibatkan penurunan produksi minyak mentah dalam jumlah besar. Namun, pasca-Memorial Day, peningkatan pasokan yang kuat dengan permintaan tersirat yang lebih lemah mengakibatkan peningkatan inventaris produk olahan yang besar," tambahnya.

Rencana produsen OPEC+ untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari (bpd) pada bulan Juli juga membebani investor.

Pada hari Selasa, kedua patokan tersebut naik sekitar 2% ke level tertinggi dalam dua minggu, didorong oleh kekhawatiran tentang gangguan pasokan dan ekspektasi bahwa anggota OPEC Iran akan menolak proposal kesepakatan nuklir AS yang menjadi kunci untuk mengurangi sanksi.

Rusia membukukan penurunan 35% dalam pendapatan minyak dan gas bulan Mei, yang dapat membuat Moskow lebih tahan terhadap kenaikan produksi OPEC+ lebih lanjut, karena langkah tersebut membebani harga minyak mentah.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS