Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak naik karena blok tarif Trump, taruhan pasokan yang lebih ketat
Thursday, 29 May 2025 10:42 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik di perdagangan Asia pada hari Kamis, didorong oleh membaiknya sentimen pasar setelah pengadilan AS memutuskan bahwa Presiden Donald Trump tidak dapat melanjutkan rencananya untuk tarif perdagangan timbal balik.

Minyak mentah juga naik setelah OPEC+ mengabaikan ekspektasi pasar untuk peningkatan kuota produksi kelompok tersebut, sementara tanda-tanda penurunan tajam dalam persediaan AS memicu taruhan pada pasokan yang lebih ketat. Fokus sekarang adalah pada keputusan OPEC+ yang akan datang tentang produksi Juli, meskipun kelompok tersebut sekarang diharapkan tidak mengubah produksi.

Minyak mengalami beberapa kenaikan minggu ini setelah serangan Rusia yang menghancurkan terhadap Ukraina memicu ekspektasi akan lebih banyak sanksi AS, sementara pembatasan ekspor minyak mentah Venezuela milik Chevron juga menunjukkan pasokan yang lebih ketat.

Namun harga minyak masih diperdagangkan turun tajam sejauh ini pada tahun 2025, karena dihantam oleh kekhawatiran atas permintaan yang lemah dan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Harga minyak mentah Brent untuk bulan Juli naik 1% menjadi $65,55 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 1,1% menjadi $62,51 per barel pada pukul 21:22 ET (01:22 GMT).
Harga minyak menguat karena pengadilan memblokir tarif Trump
Harga minyak mengikuti kenaikan di pasar keuangan yang lebih luas setelah pengadilan federal memblokir tarif "hari pembebasan" Trump, dengan menyatakan bahwa Presiden telah menggantikan kewenangannya dalam penerapannya.

Putusan tersebut meningkatkan selera risiko, di tengah harapan bahwa Trump tidak akan dapat mengenakan tarif saat batas waktu awal Juli berakhir. Trump telah mengungkap tarif yang diusulkan“ yang memerlukan bea masuk dua digit terhadap beberapa negara ekonomi utama“ pada awal April, sebuah peristiwa yang disebutnya sebagai "hari pembebasan."

Rencana tarif Trump merupakan titik ketidakpastian terbesar bagi pasar minyak tahun ini, karena para pedagang khawatir atas dampak ekonominya dan pengaruhnya terhadap permintaan minyak.

Namun, para analis memperingatkan bahwa putusan pengadilan hari Rabu menambah lapisan ketidakpastian lain pada tarif Trump, mengingat Gedung Putih kemungkinan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Putusan tersebut juga dapat mengganggu perundingan perdagangan pemerintahan Trump dengan negara-negara ekonomi utama, yang hingga hari Rabu menghadapi tenggat waktu 90 hari untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi tarif timbal balik Trump.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS