Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Siap Merosot Minggu Ini karena Pedagang Menunggu Keputusan Pasokan OPEC+
Friday, 2 May 2025 20:03 WIB | OIL |Oil,

Minyak menuju penurunan mingguan kedua karena OPEC+ bersiap mempertimbangkan peningkatan produksi lebih lanjut, sementara pedagang menilai perkembangan terbaru dalam kebuntuan perdagangan AS-Tiongkok.

Patokan global Brent futures diperdagangkan mendekati $62 per barel pada hari Jumat, dengan kontrak Juli turun sekitar 6% minggu ini karena ekspektasi bahwa Arab Saudi akan mengarahkan OPEC+ untuk mengumumkan peningkatan pasokan lainnya pada hari Senin. West Texas Intermediate bertahan di bawah $60.

Harga memangkas sebagian penurunannya setelah data pemerintah AS menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja kuat pada bulan April dan tingkat pengangguran tetap stabil.

Pasar juga menguat karena Beijing mengatakan sedang menilai kemungkinan pembicaraan dengan AS yang dapat meredakan konflik tarif antara kedua raksasa ekonomi tersebut. Dukungan lebih lanjut datang dari janji Trump untuk mengenakan sanksi sekunder pada negara atau perusahaan mana pun yang membeli minyak Iran, meningkatkan tekanan pada Teheran karena pembicaraan nuklir dengan Washington menemui hambatan.

Meskipun demikian, kekhawatiran bahwa OPEC+ siap menambah barel ke pasar yang sudah terkikis oleh melambatnya permintaan Tiongkok dan pasokan Amerika yang melimpah telah membuat harga tetap tertekan. Bulan lalu, kartel tersebut setuju untuk menghidupkan kembali tiga kali volume yang direncanakan semula, dan masih memiliki kapasitas yang cukup besar untuk memulai kembali.

Minyak mentah telah turun sekitar 17% tahun ini, sempat menyentuh level terendah empat tahun bulan lalu karena upaya pemerintahan Trump untuk mengerjakan ulang sistem perdagangan global melalui pungutan hukuman memicu kekhawatiran bahwa hal itu akan menyeret ekonomi ke dalam resesi, yang merugikan permintaan energi. "Upaya minyak mentah untuk bangkit tampaknya telah menemui kendala, yang menyoroti kekhawatiran yang terus berlanjut tentang lintasan permintaan global yang dibumbui dengan kesediaan Saudi untuk menerima harga yang lebih rendah guna mendapatkan kembali pangsa pasar," kata Ole Sloth Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank A/S di Kopenhagen. (Newsmaker23)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS